Sabtu, 04 Agustus 2012

LAILATUL QADAR

Berbicara tentang Lailat Al-Qadar mengharuskan kita  berbicara tentang surat Al-Qadar.
Surat  Al-Qadar  adalah  surat  ke-97  menurut urutannya dalam Mushaf.  Ia  ditempatkan  sesudah  surat  Iqra’.  Para   ulama Al-Quran menyatakan bahwa ia turun jauh sesudah turunnya surat Iqra’. Bahkan sebagian di antara mereka menyatakan bahwa surat Al-Qadar turun setelah Nabi Saw. berhijrah ke Madinah.

Selengkapnya...

Nilai Tasawuf Dalam Puasa

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibakan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. 002 : 183)
Selengkapnya...

SHOLAT DALAM PANDANGAN TASAWUF

Tasawuf sumbernya ada tiga macam ( tasawuf indal akhlaq wal adab, tasawuf indal Fuqaha, tasawuf inda ahlil Ma’rifat ). Ini yang perlu diketahui. Tasawuf indal akhlaq wal adab bisa kita terapkan sedini mungkin untuk anak-anak kita. terutama makan dengan tangan kanan, masuk kamar mandi dengan kaki kiri, keluar kaki kanan ini tasawuf akhlak wal adab. Karena sumbernya tasawuf adalah min akhlaq wal adab, dari pekerti dan tatakrama.
Selengkapnya...

Tarawih 20/8 Rakaat & Fasal Witir

Dari Aisyah bahwa Rasulullah s.a.w. pada suatu malam (di bulan Ramadhan) mendirikan sholat, lalu datang orang-orang pada berikutnya (ingin sholat bersama beliau). Kemudian datanglah malam ketiga atau keempat dan orang-orang pun sudah berdatangan, namun beliau tidak keluar. Saat pagi datang beliau bersabda:"Aku telah melihat yang kalian lakukan, dan aku tidak keluar karena aku takut sholat itu nantinya diwajibkan kepada kalian". (H.R. Muslim).
Selengkapnya...

Jumat, 03 Agustus 2012

TAFSIR AYAT HUKUM PUASA

Di antara kitab tafsir, ada kitab yang membahas ayat-ayat hukum di dalam Al-Quran. Seperti kitab tafsir yang ditulis oleh Muhammad ‘Ali Al-Shabuni, Tafsir Ayat Al-Ahkam. Inilah kitab tafsir yang mengumpulkan dan memilih khusus ayat-ayat hukum saja, dan tidak membahas seluruh ayat Al-Quran.
Jumlah ayat hukum dalam Al-Quran berbeda-beda sesuai dengan perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama. Ada yang menyebutkan bahwa jumlah ayat hukum hanya enam puluh ayat; ada yang menyebutkan jumlahnya ratusan ayat; tetapi ada pula yang berpendapat bahwa seluruh ayat Al-Quran itu mengandung implikasi hukum. Misalnya, Jalaluddin Al-Suyuthi dalam kitabnya, Al-Iklil, menunjukkan bahwa semua ayat Al-Quran mengandung implikasi hukum, dengan dasar ayat Al-Quran itu sendiri.
Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah… (QS 5: 49).
Selengkapnya...

PESAN MORAL IBADAH SHAUM

Ibadah shaum (puasa), seperti halnya ibadah-ibadah yang lain di dalam Islam, merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah Swt. Bukan hanya shaum saja yang menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah -ini yang sering kita lupakan- tetapi semua ibadah yang kita lakukan sebetulnya merupakan riyadhah untuk mendidikkan nilai moral tertentu, nilai akhlak tertentu. Setiap ibadah, baik ibadah shaum atau ibadah lain, di dalamnya terkandung apa yang kita sebut sebagai pesan moral.
Bahkan begitu mulianya pesan moral ini, sampai Rasulullah Saw. Menilai ‘harga’ suatu ibadah itu dinilai dari sejauh mana kita menjalankan pesan moralnya. Apabila ibadah itu tidak meningkatkan akhlak kita, Rasulullah Saw. menganggap bahwa ibadah itu tidak bermakna.
Selengkapnya...

Kamis, 02 Agustus 2012

Cabang-cabang Iman (syu'abul iman) 

1. DALIL
Dalam sabda nabi Muhammad SAW. diriwayatkan oleh muslim dan Abi Hurairah r.a yang artinya " iman itu tujuh puluh tujuh lebih cabang-cabangnya , yang paling utama adalah mengucapkan kalimat LAILAHAILLALLAH dan paling kurang menyingkirkan apa yang akan menghalangi orang dari jalan . dan pemalu itu salah satu cabang dari iman "


2. DEFINISI 

Menurut imam Syafe'i Rahimahullah dalam buku "AL-UMM" telah ijma' para sahabat dan tabi'in sesudah mereka dan juga orang-orang yang kami temui. mereka mengatakan; "sesungguhnya yang dikatakan iman itu ialah suatu ucapan dan perbuatan dan suatu niat , yang tidak sempurna salah satunya kalau tidak dengan yang lain ". dalam buku "syu'bul iman" karangan imam baihaqy, beliau telah menyelidiki dan mengumpulkan cabang-cabang keimanan itu sebanyak 77 cabang yang di dalamnya termasuk 6 rukun iman dan 5 rukun islam.  menghayati dan mengamalkan masing masing cabang iman yang 77 itu , akan menimbulkan nikmatnya dan lezatnya iman itu dalam RHIDHA ILAHI, sebagai mana dinyatakan dalam sebuah hadis  artinya; orang yang dapat merasakan lezatnya iman itu adalah siapa yang redha bertuhan kepada Allah dan beragama dengan agama islam dan mengakui kerasulan Muhammad SAW . ( HR. Muslim dan Ibnu Abbas) ". 3. CABANG-CABANG IMAN ke 77 cabang iman itu adalah sebagai berikut :


1. iman akan allah
2. iman akan rasul
3. iman akan malaikat
4. iman akan kitab
5. iman akan adanya hari akhir
6. iman akan adanya qadha dan gadar
7. shalat 5 waktu
8. berpuasa di bulan ramadhan
9. menunaikan haji
10. membayar zakat
11. mencintai allah
12. takut akan allah
13. harap akan allah
14. bertawakal akan allah
15. meyakini akan hari kiamat
16. meyakini akan masyar
17. meyakini akn syorga dan neraka
18. mencintai nabi muhammad saw
19. memuliakan nabi muhammad
20. menuntut ilmu
21. memelihara , membela dan mempertahankan agama
22. mengajar dan menyebarluaskan ilmu
23. mempelajari,mengajarkan serta memuliakan al qur'an
24. suci dan bersuci
25. i'tikaf dalam mesjid
26. melaksanakan jihad fi sabilillah
27. waspada terhadap musuh
28. tetap menghadapi musuh dalam pertempuran
29. menyerahkan seperlima harta rampasan kepada kepala negara
30. memerdekakan budak
31. membayar khaffarah bagi yang berkewajiban
32. memenuhi janji
33. mensyukuri ni'mat
34. memelihara lidah
35. membayar amanah
36. menjaga kehormatan
37. menghindari perbuatan membunuh
38. jangan mencuri
39. jangan makan minum yang haram
40. dilarang berbuat iseng yang melarang ketentuan agama
41. jangan berpakaian / berhias dengan yang haram
42. tidak mubazir
43. hindari iri hati dan dengki
44. jangan mengganggu orang lain
45. ikhlas
46. senang berbuat baik
47. taubat
48. menyemblih hewan qurban/aqiqah
49. menta'ati ulil amri
50. menjaga persatuan
51. menghukum dengan adil
52. tolong menolong
53. amal makruf nahi mungkar
54. malu
55. taat kepada ibu bapak
56. silaturrahmi
57. berbudi luhur
58. berlaku baik kepada budak
59. memenuhi hak majikan oloeh karyawan
60.memenuhi hak anak dan istri
61. kasih sayang terhadap saudara seagama
62. menjawab salam
63. menjenguk orang sakit
64. mensalatkan jenazah islam
65. mentsymitkan orang yang bersin
66. tegas atas orang kafir yang berbuat fasik
67. memuliakan tetangga
68. memuliakan tamu
69. menutup aib orang
70. sabar
71. zuhud
72. cemburu terhadap urusan agama
73. menjahui hal yang tidak berguna
74. dermawan
75. mengaihi anak anak menghormati orang tua
76. mendamaikan orang yang berselisih
77. menyayangi setiap manusia
Selengkapnya...